Pasar Gede Hardjonagoro bukan hanya pusat aktivitas ekonomi di Kota Solo, tetapi juga dikenal sebagai kawasan dengan deretan kuliner legendaris. Berada di jantung kota dan dikelilingi kawasan pecinan, Pasar Gede menyimpan banyak warung makan yang telah bertahan puluhan tahun.
Kuliner di sekitar Pasar Gede terkenal dengan cita rasa otentik dan kesederhanaannya. Tanpa tampilan mewah, tempat-tempat makan ini justru menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan. Berikut tujuh kuliner legendaris di sekitar Pasar Gede Solo yang wajib dicoba.
1. Timlo Sastro Pasar Gede
Timlo Sastro merupakan salah satu kuliner legendaris paling terkenal di Solo. Warung ini telah berdiri sejak tahun 1952 dan berlokasi tidak jauh dari Pasar Gede.
Timlo Sastro dikenal dengan kuah bening yang gurih serta isian berupa sosis Solo, telur pindang, ayam suwir, dan ati ampela. Meski terlihat sederhana, cita rasanya sangat khas dan konsisten sejak dulu.
2. Dawet Telasih Bu Dermi
Dawet Telasih Bu Dermi dapat ditemukan di dalam area Pasar Gede dan telah menjadi minuman tradisional favorit sejak puluhan tahun lalu.
Minuman ini berisi campuran cendol, biji telasih, ketan hitam, tape, santan, dan gula merah. Rasanya manis dan gurih, sangat cocok untuk melepas dahaga setelah berkeliling pasar.
3. Bakmi Toprak Pak Narto
Bakmi Toprak merupakan kuliner khas Solo yang kini mulai langka. Di sekitar Pasar Gede, Bakmi Toprak Pak Narto masih mempertahankan resep tradisionalnya.
Bakmi toprak terdiri dari mi kuning, tahu, tempe, kol, dan irisan daging yang disiram kuah manis gurih khas Solo. Kuliner ini biasanya dijajakan pada pagi hingga siang hari.
4. Tengkleng Bu Edi di Sekitar Pasar Gede
Tengkleng Bu Edi dikenal sebagai salah satu tengkleng legendaris di Solo. Meskipun warung utamanya berada di kawasan lain, kuliner ini masih mudah ditemukan di sekitar Pasar Gede.
Tengkleng disajikan berupa tulang kambing dengan sedikit daging yang dimasak menggunakan kuah rempah ringan. Sensasi menyantap tengkleng langsung dengan tangan menjadi daya tarik tersendiri.
5. Soto Gading Pasar Gede
Soto Gading merupakan soto legendaris Solo yang lokasinya tidak jauh dari Pasar Gede dan mudah dijangkau dengan berjalan kaki.
Soto ini memiliki kuah bening tanpa santan, berisi suwiran ayam kampung, bihun, dan taburan bawang goreng. Rasanya ringan, segar, dan cocok disantap kapan saja.
6. Serabi Notosuman Cabang Pasar Gede
Serabi Notosuman sudah lama dikenal sebagai oleh-oleh khas Solo. Cabangnya di sekitar Pasar Gede memudahkan wisatawan membeli serabi hangat langsung dari tempatnya.
Serabi ini memiliki tekstur lembut dengan aroma santan yang kuat. Varian polos dan cokelat masih menjadi favorit hingga kini.
7. Es Kapal Pasar Gede
Es Kapal merupakan minuman tradisional legendaris yang sudah ada sejak era kolonial dan masih bisa ditemukan di sekitar Pasar Gede.
Minuman ini terbuat dari campuran santan, sirup merah, biji mutiara, dan es serut. Rasanya manis dan gurih, sangat cocok dinikmati di tengah ramainya suasana pasar.
Tips Menjelajah Kuliner Legendaris di Pasar Gede Solo
1. Datang pada pagi hari untuk menikmati menu sarapan seperti timlo dan bakmi.
2. Gunakan pakaian yang nyaman karena area pasar cukup ramai.
3. Siapkan uang tunai karena sebagian besar pedagang belum menerima pembayaran non-tunai.
4. Datang lebih awal saat akhir pekan untuk menghindari antrean panjang.
5. Tetap jaga kebersihan dan sopan santun saat makan di area pasar.
Penutup
Kuliner legendaris di sekitar Pasar Gede Solo bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang sejarah dan budaya yang terus hidup. Warung-warung sederhana ini menjadi saksi perjalanan waktu dan tetap bertahan di tengah perubahan zaman.
Menjelajahi Pasar Gede berarti menyusuri cita rasa autentik Solo yang hangat, sederhana, dan penuh cerita.
Credit :
Penulis: Anggieta Karina S
Gambar Oleh: Nano Banana - Gemini AI

Jelajahi Sisi Terbaik Jawa Tengah
Tidak ada komentar
Posting Komentar