Demak – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 91 mendampingi pelaksanaan Posyandu Kridho Utomo di Polindes Desa Wonorejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan bulanan ini merupakan upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan terpadu bagi bayi, batita, balita, ibu hamil, dan lansia.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN membantu proses pendaftaran peserta, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi atau panjang badan, serta pencatatan hasil pemeriksaan. Mereka juga membantu mengarahkan peserta agar pelayanan berjalan tertib dan lancar. Pendampingan ini merupakan bentuk kolaborasi antara mahasiswa, kader posyandu, dan tenaga kesehatan dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat desa.
Pelaksanaan Posyandu Kridho Utomo terbagi dalam tiga kelas, yaitu Kelas Ibu Balita, Kelas Ibu Hamil, dan Kelas Lansia. Pada Kelas Ibu Balita, peserta memperoleh pelayanan pemantauan tumbuh kembang bayi, batita, dan balita melalui penimbangan berat badan, pengukuran tinggi atau panjang badan, pemberian imunisasi sesuai jadwal, serta pemberian vitamin. Selain itu, para ibu juga mengikuti pre-test, penyampaian materi, post-test, dan sesi berbagi pengalaman untuk menambah pengetahuan mengenai tumbuh kembang, gizi, dan kesehatan anak.
Sementara itu, Kelas Ibu Hamil diisi dengan penyampaian materi kesehatan kehamilan, praktik senam menggunakan gym ball, serta sesi berbagi pengalaman bersama bidan sebagai bekal menjaga kesehatan selama kehamilan dan mempersiapkan persalinan. Adapun Kelas Lansia melaksanakan pemeriksaan tinggi dan berat badan, pengukuran tekanan darah (tensi), serta pemeriksaan gula darah sebagai upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.
Salah satu kader Posyandu Kridho Utomo, Jumsinah, yang bertugas pada bagian penimbangan, pengukuran, dan pencatatan data, menyampaikan bahwa posyandu memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat di setiap tahapan usia.
"Posyandu menjadi sarana untuk memantau tumbuh kembang anak, memberikan pelayanan kepada ibu hamil, serta memeriksa kesehatan lansia secara berkala. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah membantu sehingga pelayanan dapat berjalan lebih lancar," ujar Jumsinah.
Koordinator Divisi Kesehatan Lingkungan KKN MIT-22 UIN Walisongo Posko 91, Rois Bahrul Ulum, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
"Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat membantu meringankan tugas kader posyandu, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memanfaatkan layanan posyandu. Sinergi antara mahasiswa, kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal di Desa Wonorejo," ungkap Rois.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN MIT-22 UIN Walisongo berharap kolaborasi dengan kader posyandu, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dapat terus terjalin untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta mewujudkan masyarakat Desa Wonorejo yang sehat dan sejahtera.
Pewarta :
Rois Bahrul Ulum
Mahasiswa Prodi Tasawuf dan Psikoterapi
UIN Walisongo Semarang

Jelajahi Sisi Terbaik Jawa Tengah